Senin, 28 November 2011

Yuk, menafsir lirik-nya Mars PLH SMA 8 :D

                Nah, selama ini kan aku mempostingan segitu banyaknya postingan *agak lebay, ya* sampai-sampai aku sendiri lupa dengan salah satu lagu atau lebih tepatnya lagu yang wajib dinyanyikan setiap pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup alias “PLH” akan dimulai, yaitu lagu MARS Pendidikan Lingkungan Hidup SMA Negeri 8 Pekanbaru. Kali ini aku bukan ingin menyanyikan lagunya alias memberikan liriknya saja, tetapi juga ingin memberikan tafsiran/makna tentang lagu yang diciptakan oleh Drs. Oan Hasanuddin, MA, RO, Akp (ABI) dan diaransemen oleh Bapak F. Ilham selaku guru seni di Sma Negeri 8 Pekanbaru dalam bentuk perbaitnya. Untuk itu, selamat membaca dan memahami makna lagunya di bawah ini.



Bait Pertama
Tuhan Ciptakan Alam Nan Indah
Manusia Penerima Amanah
Wahana Karya Bernilai Ibadah
Ambil Manfaat Jangan Serakah

Makna yang terkandung pada bait pertama ini adalah tentang betapa Maha Hebat-Nya Allah sebagai Tuhan Semesta Alam dalam menciptakan seluruh jagad raya ini. Tata surya yang terdiri atas planet-planet yang dapat berjalan dengan sedemikian rupanya. Setiap planet tidak pernah bertabrakan satu sama lainnya. Begitu pun di bumi, banyak sekali kekuasaan Allah swt. yang telah ditampakkan-Nya kepada semua makhluk ciptaan-Nya terutama kita, manusia yang juga merupakan makhluk yang paling sempurna di antara makhluk-makhluk lainnya. hal ini karena manusia itu memiliki akal, fikiran dan nafsu di dalam diri mereka. Untuk itu, manusia diberikan beban oleh Allah swt, untuk menjaga alam semesta ini dengan sebaik-baiknya. Melalui amanah inilah, manusia menjadi lebih menciptakan beberapa karya yang dapat dijadikan sarana untuk memberikan ilmu pengetahuan. Namun, tidak semua manusia yang menggunakan hasil alam semesta yang disediakan Allah swt. itu dengan seperlunya saja. Justru, ada yang dengan tamaknya, dengan serakahnya mengambil hasil alam tanpa memperbaharuinya. Inilah yang disebut sebagai manusia yang serakah di dalam hidupnya.

Bait Kedua
Karya Agung-Nya Teramat Luhur
Semua Makhluk Hidup Makmur
Amal Berkah Tumbuh Subur
Jagad Raya Sujud Syukur

                Makna pada bait kedua ini adalah tentang bagaimana kondisi dan situasi dari hasil ciptaan yang telah Allah swt. ciptakan di muka bumi ini. Gunung-gunung, bukit dan lautan yang amat indah, tak dapat dilukiskan lagi. Setiap makhluk hidup yang ada di muka bumi ini pun mengambil kekayaan yang ada di bumi sesuai dengan kehidupannya. Makmur, tidak ada yang merasa dirugikan. Setiap yang mereka kerjakan menjadi sebuah sumbangan untuk kehidupan yang berarti bagi bumi, tempat merea berada. Sehingga muncullah kelangsungan hidup yang harmonis dimana tanah-tanah yang ada di bumi menjadi subur dan dipenuhi oleh kekaan alam yang tak terkira yang dapat dinikmati oleh anak cucu kita nantinya. Karena potensi kekayaan alam inilah dan kebesaran Allah swt. yang telah diberikan kepada seluruh makhluk hidup yang ada di bumi ini, membuat semuanya menjadi lebih bersyukur atas apa yang telah diberikan kepada mereka sesuai dengan cara mereka masing-masing. Seperti burung yang bersyukur melalui kicauan burungnya dan manusia yang bersyukur dengan ucapan alhamdulillah dan melakukan amal saleh.

Bait Ketiga
BUMA BUHA MATA
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah
BUMA BUHA MATA
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah

Di bait ketiga ini yang juga merupakan bagian reff I dari mars PLH yang akan diulang lagi setelah bait kelima dari mars PLH ini. Kenapa di bait ini diulang dua kali. Ini juga mempunyai makna loh! BUMA BUHA MATA misalnya, itu merupakan singkatan dari lirik yang kemudian dijelaskan/dinyanyikan setelahnya, yaitu Buka Mata (BUMA), Buka Hati (BUHA) dan Memelihara Alam Titipan Allah (MATA). Makna dari kepanjangan itu masing-masing adalah menyerukan kepada seluruh manusia untuk selalu melihat di sekitarnya, apa yang telah terjadi, dan selalu terketuk hatinya untuk menjaga dan melestarikan alam yang telah Allah berikan ini, tanpa merusaknya demi kepentingan diri sendiri saja. Sehingga kalimat ini diulang dua kali agar bisa dimengerti oleh semua orang dan dapat menanamkan kata-kata itu di dalam dirinya.

Bait Keempat
Jagalah Mata, Jagalah Hati
Ayunkan Tangan, Langkahkan Kaki
Memelihara Alam Titipan Ilahi
Cermin Insan Khalifah Fil-Ardhi

Bait keempat ini merupakan lanjutan dari Reff I yang juga memiliki kesinambungan, dengan berbagai kerusakan yang telah terjadi, sebaiknya manusia itu lebih menjaga matanya agar tidak terlalu tamak, dan tidak mengikuti hati dan nafsu untuk melakukan kerusakan di muka bumi ini, sebaliknya manusia diajak untuk bekerjasama, dengan ringan tangan membantu dan melaksanakan pembaharuan serta pelestarian terhadap bumi yang merupakan alam titipan Allah ini. Dimulai dengan hal yang paling terkecil yaitu, kerja bakti dan diri kita. Hal itu saja sudah menunjukkan salah satu bentuk cerminan manusia yang juga merupakan pemimpin dan penerima amanah dari Allah swt. yang ada di muka bumi ini.

Bait Kelima
Karena ulah tangan manusia
Darat dan Laut Rusak Binasa
Warisan Anak Cucu Tak Tersisa
Bencana Alam Dimana-Mana

Di bait ini, diceritakan tentang bagaimana kerusakan itu terjadi, tentu saja yang diakibatkan oleh manusia. Banyak yang menebang pohon, namun mereka itu tidak menanamnya kembali. Banyak yang menangkap ikan, tapi tidak menggunakan cara manual alias menggunakan pukat harimau atau bahan peledak lainnya yang dapat mengancam ekosistem yang ada di laut. Karena ulah tangan manusia pula, terjadi berbagai kerusakan baik di darat maupun di laut. Akibatnya, keindahan yang dapat kita lihat sekarang ini, apabila terus dirusak oleh manusia terus dan terus akan membuat anak cucu kita sendiri tidak akan bisa melihat keindahan tersebut. Hanya mendengar sejarahnya saja. Tak hanya itu, apabila datang faktor alam yang membuat bencana, itu akan bertambah rumit dikarenakan ekosistem yang ada di sekitar saja sudah dirusakkan oleh tangan-tangan yang jahil. Hmmmm, sungguh terlalu,,!

Bait Keenam
Jiwa siswa SMA 8
Dan Pendidikan Lingkungan Hidup
Ecological Youth Environmental Source
Siswa Peduli Lingkungan Hidup
Cermin Insan Khalifah Fil-Ardhi

Pada bait terakhir ini menceritakan bahwa terdapat siswa SMA Negeri 8 Pekanbaru yang memiliki rasa cinta terhadap bumi di dalam hatinya dan dibekali oleh pendidikan lingkungan hidup yang merupakan jembatan bagi mereka untuk menyelamatkan bumi. Selain itu, juga terdapat sebuah kegiatan positif di dalamnya, yaitu EYES atau Ecological Youth Environmental Source yang terdiri atas siswa-siswa SMA Negeri 8 Pekanbaru yang benar-benar ingin menyelamatkan bumi ini dari berbagai kerusakan. Dengan contoh itulah, siswa yang juga peduli untuk menyelamatkan bumi yang mereka sayangi itu saja merupakan cerminan diri seorang manusia yang merupakan penerima amanah yang ada di muka bumi dan dijadikan sebagai pemimpin di muka bumi ini.

Nah, sekian saja tafsiran mars PLH saya. Jika ada komplen atau saran atau kritik dan lainnya, tolong ya komen di blog aku ini. Terima Kasih

0 komentar:

Posting Komentar

Puppy 13
SMA Negeri 8 Pekanbaru. Diberdayakan oleh Blogger.