Nah, selama ini kan aku
mempostingan segitu banyaknya postingan *agak lebay, ya* sampai-sampai aku
sendiri lupa dengan salah satu lagu atau lebih tepatnya lagu yang wajib
dinyanyikan setiap pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup alias “PLH” akan
dimulai, yaitu lagu MARS Pendidikan Lingkungan Hidup SMA Negeri 8 Pekanbaru.
Kali ini aku bukan ingin menyanyikan lagunya alias memberikan liriknya saja,
tetapi juga ingin memberikan tafsiran/makna tentang lagu yang diciptakan oleh
Drs. Oan Hasanuddin, MA, RO, Akp (ABI) dan diaransemen oleh Bapak F. Ilham
selaku guru seni di Sma Negeri 8 Pekanbaru dalam bentuk perbaitnya. Untuk itu,
selamat membaca dan memahami makna lagunya di bawah ini.
Bait Pertama
Tuhan Ciptakan Alam Nan Indah
Manusia Penerima Amanah
Wahana Karya Bernilai Ibadah
Ambil Manfaat Jangan Serakah
Makna yang terkandung pada bait pertama ini
adalah tentang betapa Maha Hebat-Nya Allah sebagai Tuhan Semesta Alam dalam
menciptakan seluruh jagad raya ini. Tata surya yang terdiri atas planet-planet
yang dapat berjalan dengan sedemikian rupanya. Setiap planet tidak pernah
bertabrakan satu sama lainnya. Begitu pun di bumi, banyak sekali kekuasaan
Allah swt. yang telah ditampakkan-Nya kepada semua makhluk ciptaan-Nya terutama
kita, manusia yang juga merupakan makhluk yang paling sempurna di antara
makhluk-makhluk lainnya. hal ini karena manusia itu memiliki akal, fikiran dan
nafsu di dalam diri mereka. Untuk itu, manusia diberikan beban oleh Allah swt,
untuk menjaga alam semesta ini dengan sebaik-baiknya. Melalui amanah inilah,
manusia menjadi lebih menciptakan beberapa karya yang dapat dijadikan sarana
untuk memberikan ilmu pengetahuan. Namun, tidak semua manusia yang menggunakan
hasil alam semesta yang disediakan Allah swt. itu dengan seperlunya saja.
Justru, ada yang dengan tamaknya, dengan serakahnya mengambil hasil alam tanpa
memperbaharuinya. Inilah yang disebut sebagai manusia yang serakah di dalam
hidupnya.
Bait Kedua
Karya Agung-Nya Teramat Luhur
Semua Makhluk Hidup Makmur
Amal Berkah Tumbuh Subur
Jagad Raya Sujud Syukur
Makna pada bait
kedua ini adalah tentang bagaimana kondisi dan situasi dari hasil ciptaan yang
telah Allah swt. ciptakan di muka bumi ini. Gunung-gunung, bukit dan lautan
yang amat indah, tak dapat dilukiskan lagi. Setiap makhluk hidup yang ada di
muka bumi ini pun mengambil kekayaan yang ada di bumi sesuai dengan
kehidupannya. Makmur, tidak ada yang merasa dirugikan. Setiap yang mereka
kerjakan menjadi sebuah sumbangan untuk kehidupan yang berarti bagi bumi, tempat
merea berada. Sehingga muncullah kelangsungan hidup yang harmonis dimana
tanah-tanah yang ada di bumi menjadi subur dan dipenuhi oleh kekaan alam yang
tak terkira yang dapat dinikmati oleh anak cucu kita nantinya. Karena potensi
kekayaan alam inilah dan kebesaran Allah swt. yang telah diberikan kepada
seluruh makhluk hidup yang ada di bumi ini, membuat semuanya menjadi lebih
bersyukur atas apa yang telah diberikan kepada mereka sesuai dengan cara mereka
masing-masing. Seperti burung yang bersyukur melalui kicauan burungnya dan
manusia yang bersyukur dengan ucapan alhamdulillah dan melakukan amal saleh.
Bait Ketiga
BUMA BUHA MATA
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah
BUMA BUHA MATA
Buka Mata Buka Hati
Memelihara Alam Titipan Allah
Di bait ketiga ini yang juga merupakan bagian reff
I dari mars PLH yang akan diulang lagi setelah bait kelima dari mars PLH ini. Kenapa
di bait ini diulang dua kali. Ini juga mempunyai makna loh! BUMA BUHA MATA
misalnya, itu merupakan singkatan dari lirik yang kemudian
dijelaskan/dinyanyikan setelahnya, yaitu Buka Mata (BUMA), Buka Hati
(BUHA) dan Memelihara Alam Titipan Allah (MATA). Makna dari kepanjangan
itu masing-masing adalah menyerukan kepada seluruh manusia untuk selalu melihat
di sekitarnya, apa yang telah terjadi, dan selalu terketuk hatinya untuk
menjaga dan melestarikan alam yang telah Allah berikan ini, tanpa merusaknya
demi kepentingan diri sendiri saja. Sehingga kalimat ini diulang dua kali agar
bisa dimengerti oleh semua orang dan dapat menanamkan kata-kata itu di dalam
dirinya.
Bait Keempat
Jagalah Mata, Jagalah Hati
Ayunkan Tangan, Langkahkan Kaki
Memelihara Alam Titipan Ilahi
Cermin Insan Khalifah Fil-Ardhi
Bait keempat ini merupakan lanjutan dari Reff I
yang juga memiliki kesinambungan, dengan berbagai kerusakan yang telah terjadi,
sebaiknya manusia itu lebih menjaga matanya agar tidak terlalu tamak, dan tidak
mengikuti hati dan nafsu untuk melakukan kerusakan di muka bumi ini, sebaliknya
manusia diajak untuk bekerjasama, dengan ringan tangan membantu dan
melaksanakan pembaharuan serta pelestarian terhadap bumi yang merupakan alam
titipan Allah ini. Dimulai dengan hal yang paling terkecil yaitu, kerja bakti
dan diri kita. Hal itu saja sudah menunjukkan salah satu bentuk cerminan
manusia yang juga merupakan pemimpin dan penerima amanah dari Allah swt. yang
ada di muka bumi ini.
Bait Kelima
Karena ulah tangan manusia
Darat dan Laut Rusak Binasa
Warisan Anak Cucu Tak Tersisa
Bencana Alam Dimana-Mana
Di bait ini, diceritakan tentang bagaimana
kerusakan itu terjadi, tentu saja yang diakibatkan oleh manusia. Banyak yang
menebang pohon, namun mereka itu tidak menanamnya kembali. Banyak yang
menangkap ikan, tapi tidak menggunakan cara manual alias menggunakan pukat
harimau atau bahan peledak lainnya yang dapat mengancam ekosistem yang ada di
laut. Karena ulah tangan manusia pula, terjadi berbagai kerusakan baik di darat
maupun di laut. Akibatnya, keindahan yang dapat kita lihat sekarang ini,
apabila terus dirusak oleh manusia terus dan terus akan membuat anak cucu kita
sendiri tidak akan bisa melihat keindahan tersebut. Hanya mendengar sejarahnya
saja. Tak hanya itu, apabila datang faktor alam yang membuat bencana, itu akan
bertambah rumit dikarenakan ekosistem yang ada di sekitar saja sudah dirusakkan
oleh tangan-tangan yang jahil. Hmmmm, sungguh terlalu,,!
Bait Keenam
Jiwa siswa SMA 8
Dan Pendidikan Lingkungan Hidup
Ecological Youth Environmental Source
Siswa Peduli Lingkungan Hidup
Cermin Insan Khalifah Fil-Ardhi
Pada bait terakhir
ini menceritakan bahwa terdapat siswa SMA Negeri 8 Pekanbaru yang memiliki rasa
cinta terhadap bumi di dalam hatinya dan dibekali oleh pendidikan lingkungan
hidup yang merupakan jembatan bagi mereka untuk menyelamatkan bumi. Selain itu,
juga terdapat sebuah kegiatan positif di dalamnya, yaitu EYES atau Ecological
Youth Environmental Source yang terdiri atas siswa-siswa SMA Negeri 8
Pekanbaru yang benar-benar ingin menyelamatkan bumi ini dari berbagai
kerusakan. Dengan contoh itulah, siswa yang juga peduli untuk menyelamatkan
bumi yang mereka sayangi itu saja merupakan cerminan diri seorang manusia yang
merupakan penerima amanah yang ada di muka bumi dan dijadikan sebagai pemimpin
di muka bumi ini.
Nah, sekian saja tafsiran mars PLH saya. Jika ada komplen atau saran
atau kritik dan lainnya, tolong ya komen di blog aku ini. Terima Kasih


0 komentar:
Posting Komentar